Friday, September 6, 2013

Manfaat vs Dampak Negatif Durian

Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari Asia tenggara dan nama tersebut sekaligus dipakai sebagai nama buahnya. Durian biasa disebut dengan King Of fruit atau Rajanya buah. Meskipun banyak orang yang menyukainya tetapi banyak juga orang yang tidak menyukainya karena aromanya yang sangat tajam dan menyengat bahkan ada yang merasakan pusing jika tercium aroma buah durian. Bagi orang-orang yang menyukainya, buah durian adalah buah yang sangat lezat dengan aroma yang sangat harum. Dan ternyata buah durian adalah salah satu makanan sehat yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, meskipun ada dampak negatifnya bagi orang-orang yang memang berpantang makan durian karena menderita penyakit tertentu. Kalau bagi orang yang bertubuh sehat tentu tidak masalah jika mengkonsumsi durian asal tidak berlebihan, karena akan menimbulkan dampak negatif bagi tubuh


Buah durian memang sangatlah bergizi, diantaranya mengandung vitamin B, C, E, zat besi, karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium, fosfor, asam folat, magnesium, potasium/kalium, zinc, mangaan, karoten, tembaga, niacin, thiamin dan riboflavin

Durian mengandung gula yang cukup banyak, oleh sebab itu bagi penderita diabetes melitus sebaiknya menghindari buah yang satu ini karena akan meningkatkan kadar gula dalam darah

Bagi penderita jantung serta penderita darah tinggi sebaiknya juga menghindarinya, karena durian juga mengandung kadar kolesterol yang cukup tinggi. Kalaupun makan hanya sekedarnya dan tidak berlebihan tentu tidak akan menjadi masalah. 

Buah durian juga bersifat panas seperti halnya makanan tape oleh sebab itu sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsinya.

Sebenarnya manfaat buah durian lebih banyak dari pada negatifnya, tetapi karena persepsi dimasyarakat terlanjur terbentuk bahwa dibalik kelezatan buah durian akan ada efek negatifnya. Meskipun itu tidak sepenuhnya salah, kalaupun kebanyakan memang akan jadi penyakit. Tetapi jika kita makan sewajarnya, kemungkinan itu sangat kecil. Bahkan malah akan membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. 

Diantara manfaat buah durian adalah sebagai berikut :
>> Durian berfungsi sebagai pembersih darah
>> Dapat mengatsi anemia karena mengandung asam folat dan zat besi
>> Dapat menghambat penuaan dini karena mengandung vitamin C sebagai antioksidan
>> Mengobati penyakit ruam pada kulit ( kurap )
>> Dapat mengobati penyakit kuning
>> Dapat mengurangi stress dan depresi karenan kandungan vitamin B6
>> Baik untuk kesehatan gigi karena mengandung fosfor
>> Bisa meningkatkan nafsu makan karena kandungan niasin
>> Bisa membantu mengatasi migrain karena kandungan vitamin B2
>> bisa menstabilkan gula dalam darah karena kandungan mangaan

Dari manfaat buah durian diatas masih banyak manfaat lainnya baik itu dari akar dan ekstrak kulit buah durian itu sendiri. Oleh sebab itu makan buah durian secukupnya karena akan membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, demikian juga sebaliknya jika terlalu banyak mengkonsumsinya atau belebihan maka dampak negatif yang akan didapat. Bukankah segala sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik. Selamat menikmati ..

Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari Asia tenggara durian dan nama tersebut sekaligus dipakai sebagai nama buahnya. Durian biasa disebut dengan King Of fruit atau Rajanya buah. Meskipun banyak orang yang menyukainya tetapi banyak juga orang yang tidak menyukainya karena aromanya yang sangat tajam dan menyengat bahkan ada yang merasakan pusing jika tercium aroma buah durian. Bagi orang-orang yang menyukainya, buah durian adalah buah yang sangat lezat dengan aroma yang sangat harum. Dan ternyata buah durian adalah salah satu makanan sehat yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, meskipun ada dampak negatifnya bagi orang-orang yang memang berpantang makan durian karena menderita penyakit tertentu. Kalau bagi orang yang bertubuh sehat tentu tidak masalah jika mengkonsumsi durian asal tidak berlebihan, karena akan menimbulkan dampak negatif bagi tubuh
Buah durian memang sangatlah bergizi, diantaranya mengandung vitamin B, C, E, zat besi, karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium, fosfor, asam folat, magnesium, potasium/kalium, zinc, mangaan, karoten, tembaga, niacin, thiamin dan riboflavin. Durian juga mengandung gula yang cukup banyak, oleh sebab itu bagi penderita diabetes melitus sebaiknya menghindari buah yang satu ini karena akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Bagi penderita jantung serta penderita darah tinggi sebaiknya juga menghindarinya, karena durian juga mengandung kadar kolesterol yang cukup tinggi. Kalaupun makan hannya sekedarnya dan tidak berlebihan tentu tidak akan menjadi masalah. Buah durian juga bersifat panas seperti halnya makanan tape oleh sebab itu sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsinya.
Sebenarnya manfaat buah durian lebih banyak dari pada negatifnya, tetapi karena persepsi dimasyarakat terlanjur terbentuk bahwa dibalik kelezatan buah durian akan ada efek negatifnya. Meskipun itu tidak sepenuhnya salah, kalaupun kebanyakan memang akan jadi penyakit. Tetapi jika kita makan sewajarnya, kemungkinan itu sangat kecil. Bahkan malah akan membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. Diantara manfaat buah durian adalah sebagai berikut :
>> Durian berfungsi sebagai pembersih darah
>> Dapat mengatsi anemia karena mengandung asam folat dan zat besi
>> Dapat menghambat penuaan dini karena mengandung vitamin C sebagai antioksidan
>> Mengobati penyakit ruam pada kulit ( kurap )
>> Dapat mengobati penyakit kuning
>> Dapat mengurangi stress dan depresi karenan kandungan vitamin B6
>> Baik untuk kesehatan gigi karena mengandung fosfor
>> Bisa meningkatkan nafsu makan karena kandungan niasin
>> Bisa membantu mengatasi migrain karena kandungan vitamin B2
>> bisa menstabilkan gula dalam darah karena kandungan mangaan
Dari manfaat buah durian diatas masih banyak manfaat lainnya baik itu dari akar dan ekstrak kulit buah durian itu sendiri. Oleh sebab itu makanLAH  buah durian secukupnya karena akan membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, demikian juga sebaliknya jika terlalu banyak mengkonsumsinya atau belebihan maka hanya dampak negatif yang akan didapat. Bukankah segala sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik. BE HEALTHY BE HAPPY…!!!!!
- See more at: http://dloepiq.blogspot.com/2013/02/manfaat-dan-dampak-negatif-buah-durian.html#sthash.ZtMPbxIh.dpuf

Tuesday, August 27, 2013

Membaca Tanda-Tanda Vital Manusia

Yang di maksud dengan tanda vital adalah tanda yang menandakan tingkat kehidupan pada manusia. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, di antaranya :

Dengan Mendengar Denyut Jantung
  1. Pada anak dan laki-laki dewasa, dengan meletakkan telinga pada dada kiri tengah
  2. Pada wanita dewasa, dengarkan di bawah buah dada kiri
  3. Denyut jantung normal berkisar antara 70 - 80 denyutan per menit. Pada anak-anak. denyut jantung akan lebih cepat. Ketika berolahraga denyut nadi akan meningkat.

Dengan Meraba Denyut Nadi
  1. Letakkan jari telunjuk, tengah dan manis pada pergelangan tangan sejajar dengan jempol
  2. Bila tidak teraba pada pergelangan tangan, raba pada samping kiri atau kanan leher
  3. Bila sudah teraba, hitunglah selama 15 detik jumlah denyutannya, kemudian kali empat untuk mendapatkan hasil satu menit. Namun apabila denyut nadi tidak teratur, bisa langsung di hitung 60 detik
  4. Denyut nadi normal: Laki-laki 54 - 70 denyutan per menit, perempuan 75 - 80 denyutan per menit, anak-anak 82 - 180 denyutan per menit.
  5. Perhatikan apakah denyut nadi tersebut teratur dan cukup
 
Memeriksa Pernafasan

Dekatkan punggung tangan atau pipi kita kehidung korban, rasakan adakah aliran udara dari hidungnya. Supaya lebih terasa aliran udaranya, punggung tangan dapat di basahi dulu dengan sedikit air atau alkohol.

Semoga bermanfaat...

Monday, August 26, 2013

Mencegah dan Mengatasi Alergi dengan Cara Tradisional

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar, atau bahkan mungkin pernah mengalami timbulnya bercak-bercak atau bentolan kulit yang gatal serta tersebar di atas permukaan tubuh, beberapa saat setelah mengkonsumsi suatu jenis makanan. Keluhan atau gambaran seperti itu merupakan salah satu dari sekian banyak manifestasi penyakit alergi yang sering dijumpai.

alergen2 photo alergen2.jpg

Tubuh kita memiliki serangkaian mekanisme pertahanan yang menakjubkan. Mekanisme ini dibuat untuk menjaga kesehatan kita. Salah satu mekanisme tersebut kita kenal sebagai sistem kekebalan/imun. Secara singkat sistem kerja dari imun tersebut yaitu bila suatu bahan asing misalnya bakteri atau virus memasuki tubuh kita, jaringan tubuh akan mengenali protein khusus dari bahan asing penyerang itu dan membuat antidot (zat penawar) yang hanya akan membasmi protein khusus tadi. Zat kimia penawar untuk pertahanan yang dihasilkan oleh tubuh kita disebut antibodi. Sedangkan protein asing yang akan diserang dan dilumpuhkannya disebut antigen.

Sistem pertahanan itu cerdik dan berhasil. Kelemahannya adalah tubuh harus menemui dua protein asing (antigen) sebelum sistem ini dapat menghasilkan pertahanan terhadapnya (antibodi). Dengan kata lain, kita harus diserang terlebih dahulu sebelum kita dapat melawan. Sebagai contoh, jika terkena virus campak tubuh tidak akan begitu bermasalah,tapi masalah akan menjadi rumit/serius jika tubuh berhadapan dengan penyakit yang serius seperti cacar atau difteri. Pada dasarnya, mereka yang selamat dari infeksi berbahaya demikian itu berkat sistem kekebalan/pertahanan mereka yang bekerja cepat dan mulai memproduksi antibodi dalam waktu singkat. Jadi, bila reaksi tubuh lebih lambat,mereka yang terinfeksi akan kurang beruntung.

Debu, serbuk sari, jamur, makanan dan bahan yang pada dasarnya tidak membahayakan dapat bertindak sebagai antigen pada orang tertentu. Bahan-bahan tersebut memasuki tubuh lewat paru-paru atau saluran cerna kemudian menerobos masuk ke dalam jaringan, di situlah mereka merangsang pembentukan antibodi. Akibat bertemunya antigen dan antibodi itulah yang merusak jaringan yang bersangkutan dan menimbulkan gejala/keluhan alergi.

Tidak semua orang yang terserang alergi menimbulkan keluhan jika jumlah antigen kurang dari takaran ambang batas. Kecuali jika takaran ini dilampaui, maka tubuh akan menampakkan/timbul gejala alergi. Antigen ini dapat berupa sejumlah serbuk sari yang dibawa angin yang cukup membuat pilek alergi, hingga menyantap beberapa porsi makanan selama beberapa hari berturut-turut sebelum timbul gejala. Penderita mungkin tidak akan sembuh dengan cara menghindari suatu bahan bila terdapat beberapa faktor alergi. Jika seseorang alergi terhadap sejumlah bahan sekaligus, sedangkan hanya berpantang satu jenis dan masih menyantap yang lainnya,tentu saja tidak akan sembuh.

Setiap orang dapat mengenali alergi makanan bila reaksinya mendadak cepat dan parah karena penderita mengalami ruam yang serius setiap kali memakan bahan tersebut. Tapi, bila alergi disebabkan makanan sehari-hari atau terjadi beberapa kali dalam seminggu, tubuh menjadi terbiasa menderita akibat makanan tersebut dan reaksinya menjadi samar.

Sebetulnya selama bertahun-tahun atau puluhan tahun penyakitnya tampak menghilang, mungkin hanya kambuh sekali-kali ketika kebetulan memakan antigen terlalu banyak atau adanya faktor pemicu seperti stres yang secara tidak langsung menurunkan ketahanan tubuh. Karena reaksi gejalanya jarang terjadi, maka penderita sulit mengetahui penyebabnya. Berhubung daya tahan tubuh semakin berkurang, maka tubuh tidak lagi dapat mengatasi proses penyakit dan timbullah gejala penyakit tersebut. Bentuk penyakit yang timbul antara satu orang dengan orang lainnya tidaklah sama, tergantung bagian tubuh mana yang terserang lebih parah.

Reaksi alergi tentunya merupakan manifestasi pada seseorang secara keseluruhan. Gejalanya akan tergantung pada fungsi organ tersebut yaitu dapat terangsang atau tertekan.

Jika alergi yang menyerang :

  1. Mata akan menimbulkan mata merah dan gatal
  2. Hidung akan pilek atau bersin-bersin
  3. Paru-paru akan menyebabkan asma atau batuk
  4. Saluran pencernaan menyebabkan sakit perut, kembung, diare atau muntah-muntah
  5. Persendian dapat menyebabkan nyeri dan kaku
  6. Kepala dapat menimbulkan sakit kepala
  7. Kulit menimbulkan eksim, bentol-bentol/gatal-gatal
  8. Dan sebagainya

Alergi dapat terjadi pada semua usia baik pada mereka yang mempunyai bakat alergi maupun tidak/nonalergik. Pada anak-anak yang paling sering ditemukan yaitu asma bronkiale. Sedangkan alergen yang paling sering menyerang anak-anak yaitu tepung sari, debu rumah, bulu hewan, air liur hewan, dan makanan.

Tips pencegahan dan menghindari alergen :

  1. Jaga selalu kesehatan tubuh dan lingkungan
  2. Pindahkan sarang debu seperti pernak-pernik, buku, hiasan dinding, dan sebagainya
  3. Bila anda alergi pada bulu binatang, jangan membiarkan binatang berbulu masuk ke dalam ruangan.
  4. Hindari penggunaan kain yang terbuat dari wool atau bahan dari bulu.
  5. Hindari tanaman atau aquarium yang menyebabkan spora jamur di udara.
  6. Gunakan pembersih udara elektris untuk membersihkan debu, jamur atau polen dari udara.
  7. Gantilah permadani atau gorden berat yang menangkap dan menyimpan debu dengan tirai yang dapat dicuci dan permadani dari katun.
  8. Jika anda alergi terhadap jenis makanan tertentu, hindari makanan penyebab alergen tersebut.
Cara tradisional yang dapat digunakan untuk mengatasi alergi yaitu :
  • 15 gram jahe + 30 cc cuka beras putih/rice venegar + gula merah secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum. Lakukan secara teratur sehari sekali.
Jika alergi menyerang hidung sehingga menimbulkan pilek atau bersin-bersin dapat menggunakan cara tradisional berikut :
  • 7 lembar daun sambung nyawa + 30 gram sambiloto segar direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
  • Daun lidah buaya secukupnya dikupas kulitnya lalu dijus. Teteskan jus lidah buaya ke dalam hidung sebanyak 3 tetes dengan menggunakan pipet.
Sedangkan bila alergi menyerang kulit sehingga menimbulkan gatal-gatal atau eksim dapat digunakan :
  • Sambiloto segar secukupnya + kunyit segar secukupnya + belerang secukupnya dihaluskan hingga lembut, lalu dioleskan pada bagian kulit yang terkena alergi.
  • Daun ketepeng china segar secukupnya dihaluskan lalu dioleskan pada bagian kulit yang terkena alergi.
Jika alergi menyerang paru-paru yang mengakibatkan asma dapat menggunakan :
  • 10 kuntum bunga kenop + 10 - 15 gram jahe direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
  • 30 gram daun pegagan + 10 gram bawang putih direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 250 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

Catatan :
Anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas dan lakukan secara teratur sehari 2 kali, dalam melakukan perebusan sebaiknya gunakan panci enamel atau periuk tanah.

Sumber : Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma

Wednesday, August 14, 2013

Makanan Penawar Stress ..

Stres, siapa yang tidak mengenal kata ini? Hampir tiap individu mengalaminya. Apalagi pada mereka yang sering sekali dikejar oleh batasan waktu. Kondisi stres seringkali membuat daya tahan tubuh menurun dan berakibat gampang menjadi sakit, mulai dari flu hingga penyakit jantung.



Sebenarnya makanan yang bisa mengurangi stres Anda seperti oatmeal hangat bisa meningkatkan kadar serotonin di dalam tubuh sehingga mengeluarkan rasa tenang dan nyaman. Makanan lainnya bisa mengurangi kadar kortisol dan adrenalin, dimana mereka merupakan hormon stres yang ada di dalam badan sepanjang waktu. Mari kita pelajari agar Anda bisa merasa lebih nyaman dan mengurangi tingkat ketegangan Anda.


1. Makanan mengandung karbohidrat kompleks


Karbohidrat mendorong otak untuk membuat serotonin sehingga menimbulkan rasa nyaman, sangatlah baik untuk memakan karbohidrat kompleks sehingga bisa dicerna dengan baik. Pilihan yang baik sebagai penghasil karbohidrat kompleks adalah sereal, roti, pasta, dan juga oatmeal. Karbohidrat kompleks juga bisa membuat kadar gula darah menjadi stabil.


2. Makanan mengandung karbohidrat sederhana


Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana termasuk permen dan soda bisa mengurangi stres untuk waktu singkat. Gula sederhana yang dikandung di dalamnya bila dicerna akan menghasilkan kadar serotonin yang cukup tinggi.


3. Jeruk


Jeruk mengandung vitamin C yang banyak, kandungan vitamin C bisa mengurangi stres. Sebuah penelitian menyatakan bahwa mengkonsumsi 3000 mg vitamin C sebelum mengerjakan tugas yang membuat stres bisa membuat kadar kortisol dan tekanan darah menjadi normal kembali.


4. Bayam


Mungkin Anda masih ingat Popeye yang suka sekali memakan bayam? Ternyata ia tak salah menjadikan bayam sebagai makanan favoritnya. Kandungan magnesium di dalam bayam meregulasi kadar kortisol. Magnesium cenderung terbuang dari tubuh ketika kita stres dan memakan bayam menambahkan kadar magnesium di dalam badan. Selain bayam, jika Anda bukan pecinta bayam, magnesium juga terdapat di salmon dan kacang kedelai.


5. Ikan Omega-3


Untuk membuat kortisol dan adrenalin di dalam badan tetap oke, bertemanlah dengan ikan yang mengandung omega-3, seperti tuna dan salmon. Sehingga, selain mengurangi stres, juga baik untuk memproteksi jantung. Untuk hasil maksimal, konsumsilah 3 ons ikan omega-3 seminggu dua kali.

Friday, November 9, 2012

Kanker

Di seantero Jepang, ia pencabut nyawa nomor satu. Jika pada 1940 angka kematian baru 13,5%, 63 tahun berselang melonjak hingga 27,4%. Ia adalah neoplasma alias pertumbuhan sel-sel baru yang bentuk, sifat, dan kinetiknya berbeda dari sel normal. 'Neoplasma penyebab kematian tertinggi di Jepang,' kata Norimasa Shudo, manajer Departemen Produk Kesehatan Nissan Chemical Industries di Tokyo.

 

 cancer photo cancer.jpg


Salah satu contoh neoplasma adalah tumor. Bila pertumbuhan sel-sel baru tidak terkontrol, bentuk dan fungsi organ tubuh rusak. Akibatnya, tumor mengganas menyebabkan kanker.

Pada beberapa pasien, kanker biasanya diawali dengan munculnya tumor. Tumor berupa benjolan dari sel-sel jaringan tubuh yang mengalami metastasis. Seringkali kehadiran tumor diabaikan pasien karena tidak menimbulkan keluhan berarti, seperti dialami dr Evi Budiarto, asal Slipi, Jakarta Barat.

Evi mengetahui adanya benjolan ketika memeriksakan kehamilan anak pertamanya di rumahsakit pada 1987. Benjolan seukuran telur ayam tumbuh berdampingan dengan janin. 'Dokter mengira saya hamil anak kembar. Memang ada anggota keluarga saya yang melahirkan anak kembar,' kata ibu berusia 54 tahuan itu. Itulah sebabnya ia tak curiga.

Myoma

Setiap bulan Evi memeriksakan diri ke dokter kandungan. Keanehan terjadi ketika hasil USG, salah satu janin yang belakangan diketahui tumor tidak berkembang. 'Janin' itu ternyata myoma. Myoma salah satu tumor karena pertumbuhan sel otot rahim tidak terkontrol. Kelainan pertumbuhan sel itu disebabkan rusaknya DNA. Mestinya enzim endonukleus memperbaiki kerusakan DNA. Radikal bebas menonaktifkan aktivitas enzim itu sehingga memicu tumor.

Karena merasa aman-aman saja, ia pun menolak saran dokter untuk operasi pengangkatan tumor. Toh lima tahun berselang, saat hamil anak kedua, myoma juga tidak menghambat pertumbuhan janin. Anak kedua pun lahir dengan bobot normal.

Enam belas tahun sudah Evi berdamai dengan myoma. Setelah itu, ia merasakan rasa sakit di bagian perut. 'Kalau membalikkan badan atau tidur dengan posisi menyamping terasa sakit,' katanya. Kedua telapak hingga mata kaki membengkak, perut membesar. Sebagai dokter ia tahu betul, keluhan itu akibat myoma di rahimnya. 'Peredaran darah dan cairan tubuh saya terhambat sehingga menimbulkan bengkak di perut dan kaki,' tuturnya. 

Menurut dr Henry Naland SpB (K) Onk, dokter spesialis bedah onkologi RS Mitra Internasional, tumor dan kanker dapat ditangani dengan berbagai cara : bedah, radiasi atau penyinaran, kemoterapi, sertahormonterapi atau immunoterapi. Belakangan diketahui penyembuhan kanker dapat juga dilakukan dengan terapi alternatif komplementer seperti terapi herbal, akupuntur, yoga, chikung, dan, terapi kejiwaan.

Terapi herbal

Terapi herbal menjadi pilihan Evi untuk kesembuhan. Ia rutin mengkonsumsi ekstrak ling zhi (dalam bahasa Tiongkok berarti jamur abadi). Ekstrak reishi-sebutannya dalam bahasa Jepang-berbentuk tablet dikonsumsi 3 kali sehari masing-masing 3 tablet. Beberapa bulan mengkonsumsi, rasa sakit di bagian perut mereda. Kedua telapak kaki pun kembali ke bentuk normal. Hasil pemeriksaan rutin setiap 6 bulan, ukuran myoma tetap dan tidak ada tanda-tanda menjadi ganas alias kanker. Hingga kini Evi terus mengkonsumsi lingzhi. 'Saya mengkonsumsi lingzhi sudah 3 tahun,' ujarnya.

Keampuhan reishi Ganoderma lucidum menghambat pertumbuhan sel kanker dibuktikan Departemen Biokimia Kyoto Prefectural University of Medicine. Uji melibatkan tikus-tikus yang disuntik sel kanker S-180 sarcoma. Mereka kemudian dibagi 3 kelompok. Kelompok pertama diberi cyclophosphamide-senyawa aktif yang biasa digunakan pada kemoterapi tumor solid-berdosis 30 mg/ml. Kelompok II diberi 500 mg/ml ekstrak reishi secara oral. Sedangkan kelompok III diberi ekstrak agaricus,-salah satu genus jamur, berdosis sama.

Setelah 14 hari perlakuan, bobot kanker ditimbang. Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak reishi mampu menghambat 37,2% pertumbuhan sel kanker; agaricus, hanya 28%. Namun, jumlah itu lebih rendah daripada cyclophosphamide yang mampu menghambat hingga 55,3%. Keampuhan itulah yang mendorong Nissan Chemical Industries, produsen bahan kimia terbesar di Jepang, memproduksi ekstrak reishi. 

Henry mengatakan, ada lebih dari 40 jenis herbal yang dapat digunakan untuk terapi kanker dan tumor seperti kunir putih, temu putih, rumput mutiara, sambiloto, keladi tikus, dan mahkotadewa. Yang disebut terakhir teruji klinis melalui uji klinis pragmatis.

Makanan

Menurut dr Paulus W Halim, dokter dan herbalis di Tangerang, penderita kanker juga mesti menjaga konsumsi makanan. Susu sapi dan hasil olahannya, misalnya, harus dihindari. Hasil penelitian rumahsakit John Hopkins, Amerika Serikat, susu merangsang tubuh memproduksi mucous alias lendir di saluran gastrointestinal. Mocous 'makanan' sel kanker. 

'Sel kanker juga senang lingkungan asam,' kata dr Paulus. Ia menyarankan agar pasien kanker menghindari mengkonsumsi daging. Selain mengandung residu antibiotik dan hormon pertumbuhan parasit, daging bersifat asam. Pada tubuh sehat reaksi kimiawi pada darah sedikit basa yakni ber-pH 7,35-7,45. Dengan begitu, terapi herbal semakin efektif. 

Makan harus dijaga lantaran menurut dr Henry 40% penyebab tumor dan kanker adalah makanan. Pendapat senada dilontarkan dr Paulus. 'Terutama makanan yang berpengawet yang biasanya bersifat karsinogenik (merangsang pertumbuhan kanker, red),' kata dokter spesialis bedah alumnus Universita' Degli Studi di Padova, Italia, itu. Contoh lainnya pemanis buatan golongan aspartam. 

Menurut dr Edwin Perdana, dokter dan konsultan kesehatan di perusahaan farmasi di Jakarta, penyebab kanker ada di mana-mana. Ketika menghirup udara pun risiko kanker mengancam. Polusi udara sarat radikal bebas, penyebab melonjaknya jumlah penderita kanker. Akibatnya, perkembangan sel tidak terkendali dan merusak sel. Riset membuktikan ling zhi ampuh untuk mengatasi Kanker

Sumber : TRUBUS, Majalah Pertanian Indonesia 

Tuesday, August 28, 2012

Buah-buahan Untuk Kecantikan Wajah

Siapa bilang tampil cantik itu selamanya harus mahal dan harus pakai cream pemutih wajah ? Alam sudah memberikan segalanya untuk dapat kita manfaatkan khasiatnya.

buah sehat photo buahsehat.jpg

Nah, berikut ini adalah beberapa bahan dari alam yang dapat merawat wajah secara alami :

A. Buah Pisang

Kandungan potassium dan vitamin yang terdapat pada buah pisang ternyata dapat meremajakan kulit wajah Anda sehingga tampak lebih sehat dan awet muda.

Jika rutin digunakan, buah piasang dapat menjadikan kulit wajah juga akan senantiasa lembut, elastis dan tidak mudah kusam.

Caranya :  Anda dapat mencampurkan satu buah pisang yang sudah dihaluskan dengan 1-2 sendok teh madu. Kemudian adonan tersebut Anda aplikasikan pada wajah sebagai masker selama 30 menit. Setelah itu, bilas wajah Anda dengan air hangat

B. Alpukat

Buah ini cocok sekali Anda jadikan masker wajah jika Anda memiliki masalah kulit kering dan sensitif. Kandungan lemak nabati yang terdapat pada buah alpukat dapat memberikan kelembapan pada kulit wajah sehingga senantiasa lebih kenyal dan sehat.

Anda dapat lumatkan daging buah alpukat secukupnya lalu oleskan pada wajah hingga mongering. Setelah itu bilas wajah dengan air dingin.

C. Jeruk Nipis

Kandungan vitamin C yang tinggi dalam jeruk nipis dapat memberikan kesegaran pada wajah Anda dan mengusir flek-flek hitam pada wajah akibat noda jerawat atau akibat paparan sinar matahari langsung.

Cara pertama, Anda dapat membelah buah jeruk nipis menjadi dua bagian, lalu, usapkan pada wajah. Gosok secara lembut dan perlahan. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk merasakan rasa perih, namun hal ini tidak perlu dikhawatirkan.

Cara kedua, Anda dapat menyiapkan air hangat lalu tambahkan irisan jeruk nipis kedalamnya. Kemudian letakkan wajah Anda pada permukaan atas wadah yang berisi air jeruk nipis tadi.
Lakukan spa pada wajah Anda agar kandungan vitamin dalam jeruk nipis dapat meresap melalui pori-pori wajah. Lakukan kegiatan ini selama 3-5 menit.

D. Buah Papaya

Buah papaya dipercaya dapat memutihkan kulit wajah dan mengangkat sel kulit mati pada wajah Anda. Anda dapat membuat masker papaya dengan mencampurkan buah papaya yang sudah dihancurkan dengan minyak zaitun. Kemudian aplikasikan pada wajah Anda selama kurang lebih 15 menit dan bilas wajah Anda dengan air dingin.

E. Buah Strawberry

Buah merah yang memiliki asam ini baik sekali untuk menjaga kekencangan kulit Anda. Kandungan vitamin C yang terkandung didalamnya juga dapat mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga akan membantu sel kulit wajah Anda untuk meregenerasi.

Caranya:  haluskan 3 buah strawberry segar dengan satu sendok the madu. Kemudian oleskan pada wajah sebagai masker. Biarkan selama kurang lebih 15 menit. Bilas wajah dengan cara menggosok wajah secara lembut dan perlahan menggunakan air dingin.

F. Buah Tomat

Buah berwarna merah ini memiliki antioksidan yang baik untuk melawan berbagai macam radikal bebas yang dapat menimbulkan berbagai macam masalah kulit seperti kulit kusam, kulit berjerawat, komedo, dan masalah kulit wajah lainnya.

Cukup dengan menambahkan satu sendok madu pada tomat yang sudah dihaluskan, kemudian aplikasikan sebagai masker pada wajah selama 15 menit, lalu bilas wajah hingga bersih dengan air hangat.


Selain mudah dibuat, masker wajah alami ini juga tidak akan menimbulkan efek samping pada kulit wajah meskipun sering digunakan. Lakukan perawatan wajah dengan masker alami di atas secara teratur dan rutin untuk hasil yang lebih maksimal.

Wednesday, June 20, 2012

Mendeteksi Penyakit dengan Meraba Nadi

Meraba nadi (pulse pressure) termasuk salah satu pemeriksaan medis paling tua. Penyembuh dari Mesir Kuno 3000 SM sudah mempercayai bahwa nadi yang teraba lemah menandakan adanya suatu penyakit atau perburukan dari penyakit sebelumnya.

nadi photo nadi.jpg

Tak hanya soal kecepatan, seorang ilmuwan bernama Galen (129-200) kemudian mengembangkan pemeriksaan itu dengan mengidentifikasi frekuensi, kekuatan, dan durasi dari pembuluh nadi. Namun, manfaatnya bagi praktik kedokteran masih belum jelas.

Metode tersebut baru sempurna setelah John Foyer (1649-1734) mempublikasikan hasil observasinya terhadap 1.707 karakteristik nadi manusia. Tulisan “Pulse-watch” karya Foyer mulai mengungkap hubungan antara nadi dan penyakit jantung.

Di era selanjutnya, Adam dan Stokes mengembangkan temuan tersebut pada kasus bradikardia (frekuensi nadi yang lambat, kurang dari 60 kali/menit). Penelitian mereka menyimpulkan, tidak semua kasus kejang atau pingsan mendadak (fainted) disebabkan oleh gangguan di otak, melainkan akibat lambatnya frekuensi nadi yang menandakan blokade irama jantung (heart block). Kini, heart block tercatat sebagai salah satu penyebab nadi lambat yang paling sering, dan pada stadium lanjut, membutuhkan alat pacu jantung.

Frekuensi nadi (yang diukur dengan perabaan) kini termasuk salah satu dari 5 tanda vital manusia di samping kesadaran, frekuensi napas, tekanan darah, dan suhu. Nadi akan selalu diraba oleh dokter maupun perawat sebagai pemeriksaan dasar.


Kecepatan nadi lebih dari 100 kali per menit telah terbukti sebagai prediktor buruk pada sejumlah kasus rawat inap di RS. Bahkan, seorang yang sehat tapi memiliki frekuensi nadi lebih dari 100 kali/ per menit juga memiliki risiko untuk mengalami serangan jantung di kemudian hari. Tentunya, nadi diukur dalam kondisi tenang dan istirahat. Juga dalam suasana emosi stabil.

Cara mengukur nadi yang tepat

Pembuluh nadi atau arteri (pembawa darah bersih) memiliki ciri berdenyut. Apabila Anda melihat pembuluh berwarna biru di permukaan kulit, itu bukan arteri tetapi pembuluh vena. Arteri terletak lebih di dalam, namun dinding dan tekanannya lebih kuat sehingga teraba denyutnya. Sebaliknya, pembuluh vena itu lebih tipis, lebih ke permukaan, dan tidak berdenyut. Tapi untungnya, letak kedua pembuluh darah ini berdekatan.

Umumnya nadi diraba pada pergelangan tangan. Tetapi pada korban yang pingsan, nadi utama yang diraba adalah pada leher. Beberapa pembuluh nadi lain yang dapat diraba manual, antara lain :
  1. Pergelangan tangan di sebelah sisi yang berdekatan dengan jempol (a. radialis),
  2. Lipat siku pada sisi berlawan dari a. radialis (a. brakialis),
  3. Sisi samping leher (a. karotis interna),
  4. Pangkal paha (a. femoralis),
  5. Lipat siku (a. poplitea),
  6. Sedikit di atas tumit kaki (a. tibialis posterior),
  7. Permukaan punggung kaki (a. dorsalis pedis).
  • Raba pergelangan tangan dengan ujung jari tangan sebelah. Meraba nadi kiri atau kanan sama saja, namun, lebih baik jika mengukur kedua sisi. Lokasi tepatnya berada sesisi dengan jempol. Jangan terlalu kuat atau terlalu lemah dalam menekan nadi. Setelah merasakan denyut nadi, mantapkan perabaan dan mulailah menghitung.
  • Frekuensi nadi idealnya dihitung dalam 60 detik. Dapat pula diukur dalam 30 detik lalu hasilnya dikali 2. Pengukuran 15 detik yang hasilnya dikali 4 tidak direkomendasikan.

Bukan hanya frekuensi, Anda juga dapat merasakan kualitas dari nadi: kekuatannya, irama teratur atau tidak, serta ekual/tidaknya dengan nadi sisi sebelahnya. Perbandingan sisi kiri dan kanan hanya boleh dilakukan pada nadi yang sama. Jangan membandingkan nadi di pergelangan tangan dengan yang di lipat siku. Tentu berbeda hasilnya!

Bagi kaum medis sendiri, teknik meraba nadi ini adalah suatu skill yang tidak mudah dan harus terus dilatih. Anda pun dapat berlatih dengan semakin sering meraba nadi.

  • Frekuensi nadi normal ialah 60-100 kali/menit dengan irama reguler. Kurang dari 60 kali/menit disebut bradikardia. Lebih dari 100 kali/menit disebut takikardia.

Kecepatan nadi (umumnya takikardia) ini sangat dipengaruhi oleh banyak faktor eksternal: stres, emosi, aktivitas fisik barusan, maupun obat-obatan. Pesannya ialah hati-hati dalam menginterpretasikan hasil frekuensi nadi ini.

Namun bila menemukan irama yang direguler, denyut yang berbeda-beda, sudah dipastikan itu adalah kondisi tidak normal. Segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Adanya bradikardia (setelah diperiksa berkali-kali dalam kurun waktu yang berbeda) perlu pemeriksaan lebih lanjut. Namun, bradikardia umumnya ditemukan normal pada atlet. Bradikardia yang harus diwaspadai ialah bila disertai keluhan lemas, cepat lelah, atau pingsan!


Beberapa penyakit yang dapat dideteksi dari perabaan nadi :

  1. Nadi radialis lemah atau tidak teraba — syok, kekurangan cairan, kontraksi jantung lemah

  2. Nadi radialis iregular — gangguan irama jantung

  3. Nadi karotis tidak teraba (10 detik) — henti jantung

  4. Nadi pada kaki lemah atau tidak teraba — sumbatan pembuluh darah kaki. Sering disertai gejala cepat lelah dan nyeri berjalan

Meraba nadi adalah pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan pada diri sendiri maupun orang lain. Biasakan untuk meraba nadi saat istirahat atau usai olahraga.


Salam sehat untuk kita semua!


Sumber :  KOMPAS.com