Selasa, 28 Agustus 2012

Buah-buahan Untuk Kecantikan Wajah

Siapa bilang tampil cantik itu selamanya harus mahal dan harus pakai cream pemutih wajah ? Alam sudah memberikan segalanya untuk dapat kita manfaatkan khasiatnya.

buah sehat photo buahsehat.jpg

Nah, berikut ini adalah beberapa bahan dari alam yang dapat merawat wajah secara alami :

A. Buah Pisang

Kandungan potassium dan vitamin yang terdapat pada buah pisang ternyata dapat meremajakan kulit wajah Anda sehingga tampak lebih sehat dan awet muda.

Jika rutin digunakan, buah piasang dapat menjadikan kulit wajah juga akan senantiasa lembut, elastis dan tidak mudah kusam.

Caranya :  Anda dapat mencampurkan satu buah pisang yang sudah dihaluskan dengan 1-2 sendok teh madu. Kemudian adonan tersebut Anda aplikasikan pada wajah sebagai masker selama 30 menit. Setelah itu, bilas wajah Anda dengan air hangat

B. Alpukat

Buah ini cocok sekali Anda jadikan masker wajah jika Anda memiliki masalah kulit kering dan sensitif. Kandungan lemak nabati yang terdapat pada buah alpukat dapat memberikan kelembapan pada kulit wajah sehingga senantiasa lebih kenyal dan sehat.

Anda dapat lumatkan daging buah alpukat secukupnya lalu oleskan pada wajah hingga mongering. Setelah itu bilas wajah dengan air dingin.

C. Jeruk Nipis

Kandungan vitamin C yang tinggi dalam jeruk nipis dapat memberikan kesegaran pada wajah Anda dan mengusir flek-flek hitam pada wajah akibat noda jerawat atau akibat paparan sinar matahari langsung.

Cara pertama, Anda dapat membelah buah jeruk nipis menjadi dua bagian, lalu, usapkan pada wajah. Gosok secara lembut dan perlahan. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk merasakan rasa perih, namun hal ini tidak perlu dikhawatirkan.

Cara kedua, Anda dapat menyiapkan air hangat lalu tambahkan irisan jeruk nipis kedalamnya. Kemudian letakkan wajah Anda pada permukaan atas wadah yang berisi air jeruk nipis tadi.
Lakukan spa pada wajah Anda agar kandungan vitamin dalam jeruk nipis dapat meresap melalui pori-pori wajah. Lakukan kegiatan ini selama 3-5 menit.

D. Buah Papaya

Buah papaya dipercaya dapat memutihkan kulit wajah dan mengangkat sel kulit mati pada wajah Anda. Anda dapat membuat masker papaya dengan mencampurkan buah papaya yang sudah dihancurkan dengan minyak zaitun. Kemudian aplikasikan pada wajah Anda selama kurang lebih 15 menit dan bilas wajah Anda dengan air dingin.

E. Buah Strawberry

Buah merah yang memiliki asam ini baik sekali untuk menjaga kekencangan kulit Anda. Kandungan vitamin C yang terkandung didalamnya juga dapat mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga akan membantu sel kulit wajah Anda untuk meregenerasi.

Caranya:  haluskan 3 buah strawberry segar dengan satu sendok the madu. Kemudian oleskan pada wajah sebagai masker. Biarkan selama kurang lebih 15 menit. Bilas wajah dengan cara menggosok wajah secara lembut dan perlahan menggunakan air dingin.

F. Buah Tomat

Buah berwarna merah ini memiliki antioksidan yang baik untuk melawan berbagai macam radikal bebas yang dapat menimbulkan berbagai macam masalah kulit seperti kulit kusam, kulit berjerawat, komedo, dan masalah kulit wajah lainnya.

Cukup dengan menambahkan satu sendok madu pada tomat yang sudah dihaluskan, kemudian aplikasikan sebagai masker pada wajah selama 15 menit, lalu bilas wajah hingga bersih dengan air hangat.


Selain mudah dibuat, masker wajah alami ini juga tidak akan menimbulkan efek samping pada kulit wajah meskipun sering digunakan. Lakukan perawatan wajah dengan masker alami di atas secara teratur dan rutin untuk hasil yang lebih maksimal.

Kamis, 21 Juni 2012

Mendeteksi Penyakit dengan Meraba Nadi

Meraba nadi (pulse pressure) termasuk salah satu pemeriksaan medis paling tua. Penyembuh dari Mesir Kuno 3000 SM sudah mempercayai bahwa nadi yang teraba lemah menandakan adanya suatu penyakit atau perburukan dari penyakit sebelumnya.

nadi photo nadi.jpg

Tak hanya soal kecepatan, seorang ilmuwan bernama Galen (129-200) kemudian mengembangkan pemeriksaan itu dengan mengidentifikasi frekuensi, kekuatan, dan durasi dari pembuluh nadi. Namun, manfaatnya bagi praktik kedokteran masih belum jelas.

Metode tersebut baru sempurna setelah John Foyer (1649-1734) mempublikasikan hasil observasinya terhadap 1.707 karakteristik nadi manusia. Tulisan “Pulse-watch” karya Foyer mulai mengungkap hubungan antara nadi dan penyakit jantung.

Di era selanjutnya, Adam dan Stokes mengembangkan temuan tersebut pada kasus bradikardia (frekuensi nadi yang lambat, kurang dari 60 kali/menit). Penelitian mereka menyimpulkan, tidak semua kasus kejang atau pingsan mendadak (fainted) disebabkan oleh gangguan di otak, melainkan akibat lambatnya frekuensi nadi yang menandakan blokade irama jantung (heart block). Kini, heart block tercatat sebagai salah satu penyebab nadi lambat yang paling sering, dan pada stadium lanjut, membutuhkan alat pacu jantung.

Frekuensi nadi (yang diukur dengan perabaan) kini termasuk salah satu dari 5 tanda vital manusia di samping kesadaran, frekuensi napas, tekanan darah, dan suhu. Nadi akan selalu diraba oleh dokter maupun perawat sebagai pemeriksaan dasar.


Kecepatan nadi lebih dari 100 kali per menit telah terbukti sebagai prediktor buruk pada sejumlah kasus rawat inap di RS. Bahkan, seorang yang sehat tapi memiliki frekuensi nadi lebih dari 100 kali/ per menit juga memiliki risiko untuk mengalami serangan jantung di kemudian hari. Tentunya, nadi diukur dalam kondisi tenang dan istirahat. Juga dalam suasana emosi stabil.

Cara mengukur nadi yang tepat

Pembuluh nadi atau arteri (pembawa darah bersih) memiliki ciri berdenyut. Apabila Anda melihat pembuluh berwarna biru di permukaan kulit, itu bukan arteri tetapi pembuluh vena. Arteri terletak lebih di dalam, namun dinding dan tekanannya lebih kuat sehingga teraba denyutnya. Sebaliknya, pembuluh vena itu lebih tipis, lebih ke permukaan, dan tidak berdenyut. Tapi untungnya, letak kedua pembuluh darah ini berdekatan.

Umumnya nadi diraba pada pergelangan tangan. Tetapi pada korban yang pingsan, nadi utama yang diraba adalah pada leher. Beberapa pembuluh nadi lain yang dapat diraba manual, antara lain :
  1. Pergelangan tangan di sebelah sisi yang berdekatan dengan jempol (a. radialis),
  2. Lipat siku pada sisi berlawan dari a. radialis (a. brakialis),
  3. Sisi samping leher (a. karotis interna),
  4. Pangkal paha (a. femoralis),
  5. Lipat siku (a. poplitea),
  6. Sedikit di atas tumit kaki (a. tibialis posterior),
  7. Permukaan punggung kaki (a. dorsalis pedis).
  • Raba pergelangan tangan dengan ujung jari tangan sebelah. Meraba nadi kiri atau kanan sama saja, namun, lebih baik jika mengukur kedua sisi. Lokasi tepatnya berada sesisi dengan jempol. Jangan terlalu kuat atau terlalu lemah dalam menekan nadi. Setelah merasakan denyut nadi, mantapkan perabaan dan mulailah menghitung.
  • Frekuensi nadi idealnya dihitung dalam 60 detik. Dapat pula diukur dalam 30 detik lalu hasilnya dikali 2. Pengukuran 15 detik yang hasilnya dikali 4 tidak direkomendasikan.

Bukan hanya frekuensi, Anda juga dapat merasakan kualitas dari nadi: kekuatannya, irama teratur atau tidak, serta ekual/tidaknya dengan nadi sisi sebelahnya. Perbandingan sisi kiri dan kanan hanya boleh dilakukan pada nadi yang sama. Jangan membandingkan nadi di pergelangan tangan dengan yang di lipat siku. Tentu berbeda hasilnya!

Bagi kaum medis sendiri, teknik meraba nadi ini adalah suatu skill yang tidak mudah dan harus terus dilatih. Anda pun dapat berlatih dengan semakin sering meraba nadi.

  • Frekuensi nadi normal ialah 60-100 kali/menit dengan irama reguler. Kurang dari 60 kali/menit disebut bradikardia. Lebih dari 100 kali/menit disebut takikardia.

Kecepatan nadi (umumnya takikardia) ini sangat dipengaruhi oleh banyak faktor eksternal: stres, emosi, aktivitas fisik barusan, maupun obat-obatan. Pesannya ialah hati-hati dalam menginterpretasikan hasil frekuensi nadi ini.

Namun bila menemukan irama yang direguler, denyut yang berbeda-beda, sudah dipastikan itu adalah kondisi tidak normal. Segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Adanya bradikardia (setelah diperiksa berkali-kali dalam kurun waktu yang berbeda) perlu pemeriksaan lebih lanjut. Namun, bradikardia umumnya ditemukan normal pada atlet. Bradikardia yang harus diwaspadai ialah bila disertai keluhan lemas, cepat lelah, atau pingsan!


Beberapa penyakit yang dapat dideteksi dari perabaan nadi :

  1. Nadi radialis lemah atau tidak teraba — syok, kekurangan cairan, kontraksi jantung lemah

  2. Nadi radialis iregular — gangguan irama jantung

  3. Nadi karotis tidak teraba (10 detik) — henti jantung

  4. Nadi pada kaki lemah atau tidak teraba — sumbatan pembuluh darah kaki. Sering disertai gejala cepat lelah dan nyeri berjalan

Meraba nadi adalah pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan pada diri sendiri maupun orang lain. Biasakan untuk meraba nadi saat istirahat atau usai olahraga.


Salam sehat untuk kita semua!


Sumber :  KOMPAS.com



Kamis, 22 Maret 2012

Tips Merawat Kuku

merawat kuku

Bersih dan cantik bukan hanya diwakili oleh seberapa harum aroma tubuh anda, tapi juga diwakili oleh kuku tangan dan kaki anda. Kebersihan kuku sangatlah penting bagi kita, selain untuk menjaga keindahan juga untuk menjaga kesehatan.

Perawatan kuku bisa dilakukan dengan menikur dan pedikur. Melakukan menikur dan pedikur ternyata bisa dilakukan para wanita saat luang di rumahnya. Artinya, kaum wanita bisa mendapatkan kuku jari tangan dan kaki hanya dalam perawatan 30 menit (sekali seminggu).


Berikut ini ada beberapa tips perawatan bagi kuku Anda.

1. Hapus nail polish lama jika kamu memakai nail polish.

Untuk menghilangkan kuteks lama, ambil kapas dan diberi aceton hingga basah dan didiamkan selama sedetik diatas kuku. Jangan digosok-gosok. Cukup diusapkan saja untuk mengjindari kutikula.

2. Rapikan dan potong kuku jika sudah panjang dan tidak teratur.

3. Rendam jari tangan dan kaki anda, gunakan air hangat dengan sabun, lemon juice atau minyak zaitun. Ini akan menghilangkan kotoran dan melembutkan kutikula. Keringkan kemudian bersihkan dengan sikat khusus.

4. Dorong kutikula. Jangan pernah memotong kutikula karena akan menimbulkan infeksi.

5. Aplikasikan krim tangan dan kaki kemudian gosokkan selama 5 menit. Keringkan dengan cara menepuk-nepuk dengan handuk hangat. Ulangi langkah pertama untuk menghilangkan minyak.

6. Pakai nail polish. Mulailah dari bagian tengah kuku, kemudian turun kesamping kanan atau kiri.

7. Nail polish biasanya akan kering dalam 90 detik, tetapi agar benar-benar kering dan tanpa bekas biarkan kering selama 15 menit.


Pemeliharaan kuku tidak hanya berhenti sekedar membersihkan dan menggunakan krim pelembab. Berikut adalah tips tambahan untuk menjaga kesehatan kuku.

1. Stress ternyata dapat mempengaruhi kondisi kesehatan kuku.

Gunakan serum yang berfungsi untuk menguatkan kuku yang biasa disebut dengan istilah nail strengthener. Sebisa mungkin, hindari dulu penggunaan pewarna kuku.

2. Jangan gunakan kuku anda sebagai alat.

Hindari menggunakan kuku untuk membuka tutup kaleng atau mencukil agar kuku tidak patah.

3. Lindungi kuku anda ketika melakukan pekerjaan rumah tangga sehari-hari, seperti mencuci baju atau piring. Deterjen dapat mengeringkan serta membuat rapuh kuku.

4. Hentikan kebiasaan menggigit kuku.

Selain tidak sedap dilihat, kebiasaan ini menyebabkan kuku jadi bergerigi, mudah terkelupas dan patah.

5. Jangan biarkan kuku tumbuh terlalu panjang. Kuku yang terlalu panjang akan menyulitkan anda untuk melakukan aktivitas harian. Selain itu juga kuku yang terlalu panjang juga rawan patah dan terkelupas.


Jumat, 18 November 2011

Tips Cara Mengatasi Insomnia

insomnia2

Aktifitas yang padat memang terkadang memakan waktu tidur, terlebih lagi untuk seseorang yang memiliki mobilitas tinggi dengan kepadatan aktivitas yang tinggi pula. Sehingga waktu untuk tidur jadi berkurang bahkan cenderung tidak teratur. Nah ketidakteraturan inilah yang menjadi awal mula dari masalah insomnia atau sulit tidur. Bagi sebagian orang insomnia sering dianggap sebagai penyakit yang menyusahkan bahkan bisa dibilang menyiksa karena disaat orang lain dengan mudah lelap tertidur, penderita insomnia ini justru sulit sekali memejamkan matanya apalagi untuk tidur.

Berikut ini ada beberapa langkah atau tips untuk mengatasi insomnia atau susah tidur, tanpa harus menggunakan obat-obatan, melainkan hanya dengan cara-cara sederhana yang dapat dilakukan sendiri :

1. Mula-mula tentukan waktu tidur dan bangun secara teratur. Tidur pada saat yang berubah-ubah akan membuat badan dalam kondisi siaga. Akibatnya tubuh selalu dalam keadaan tegang. Jika sudah di tentukan saat tidur dan bangun, seyogyanya dipatuhi.

2. Apabila seseorang sulit tidur, tidak dianjurkan tidur pada siang hari. Tidur di siang hari akan mengurangi kebutuhan tidur di malam hari. Akibatnya pada malam hari tidur akan sering terjaga.

3. Tempat tidur seyogyanya hanya digunakan untuk tidur dan tidak di gunakan untuk kegiatan lain. Misalnya menonton TV, menulis dan sebagainya.

4. Jangan menggunakan peralatan elektronik seperti ponsel menjelang tidur.

5. Latihan olahraga dapat membantu mengatasi sulit tidur. Lakukan olahraga pada sore hari atau setelah matahari terbenam.

6. Hindari makanan dan minuman tertentu seperi makanan manis, sebaiknya dihindari menjelang tidur, demikian pula minuman yang mengandung alkohol, teh serta kopi.

7. Dianjurkan mandi air hangat dan minum susu hangat menjelang tidur dan kecilkan lampu atau padamkan lampu penerangan di kamar.


Minggu, 23 Oktober 2011

Tapak Dara (Catharantus Roseus)

tapakdara

Sinonim : Lochnera rosea, Reich. Vinca rosea, Linn. Ammoallis rosea, Small.

Familia : Apocynaceae


Uraian

Tapakdara (Catharanthus roseus) banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Tapakdara sering dibedakan menurut jenis bunganya, yaitu putih dan merah. Tumbuhan semak tegak yang dapat mencapai ketinggian batang sampai 100 cm ini, sebenarnya merupakan tumbuhan liar yang biasa tumbuh subur di padang atau dipedesaan beriklim tropis.


Ciri-ciri tumbuhan Tapakdara, memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil, berkayu, beruas dan bercabang serta berambut. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau dan diklasifikasikan berdaun tunggal. Bunganya yang indah menyerupai terompet dengan permukaan berbulu halus. Tapakdara juga memiliki rumah biji yang berbentuk silindris menggantung pada batang. Penyebaran tumbuhan ini melalui biji
.


Nama Lokal

- Perwinkle (Inggris)
- Chang Chun Hua (Cina)
- Keminting Cina, Rumput Jalang (Malaysia)
- Tapak Dara (Indonesia)
- Kembang Sari Cina (Jawa)
- Kembang Tembaga Beureum (Sunda)



Penyakit Yang Dapat Diobati

Diabetes, Hipertensi, Leukimia, Asma, Bronkhitis, Demam; Radang Perut, Disentri, Kurang darah, Gondong, Bisul, Borok; Luka Bakar, Luka baru, Bengkak.


Pemanfaatan

(1). Diabetes mellitus (sakit gula/kencing manis)
a). Bahan, 10 - 16 lembar daun tapakdara

Cara membuat :
Direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas

Cara menggunakan :
Setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

b). Bahan, 35 - 45 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras

Cara membuat :
Bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas

Cara menggunakan :
Setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

(c). Bahan, 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapakdara

Cara membuat :
direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas

Cara menggunakan :
Diminum pagi dan sore setelah makan.


(2). Hipertensi (tekanan darah tinggi)

a). Bahan, 15 - 20 gram daun tapakdara kering, 10 gram bunga krisan

Cara membuat:
Direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring.

Cara menggunakan :
Diminum tiap sore..

(b). Bahan, 7 lembar daun atau bunga tapakdara

Cara membuat :
Diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring

Cara menggunakan :
Diminum menjelang tidur.


(3). Leukimia
Bahan, 20-25 gram daun tapakdara kering, adas pulawaras.


Cara membuat :

Direbus dengan 1 liter air dan disaring.

Cara menggunakan :

Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.


(4). Asma dan bronkhitis
Bahan,1 potong bonggol akar tapakdara

Cara membuat :
direbus dengan 5 gelas air.

Cara menggunakan :
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.


(5). Demam
Bahan, 1 genggam (12 -20 gram) daun tapakdara, 3 potong batang dan akar tapakdara

Cara membuat :
Direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas.

Cara menggunakan :
Diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.


(6). Radang Perut dan disentri
Bahan, 15 - 30 gram daun tapakdara kering

Cara membuat :
Direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih.

Cara menggunakan :
Diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.


(7). Kurang darah
Bahan, 4 putik bunga tapakdara putih.

Cara membuat :
Direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam.

Cara menggunakan :
Diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.


(8). Tangan gemetar
Bahan, 4 - 7 lembar daun tapakdara

Cara membuat :
Diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring.

Cara menggunakan :
Diminum biasa.


(9). Gondong, bengkak, bisul dan borok
Bahan, 1 genggam daun tapakdara

Cara membuat :
Ditumbuk halus.

Cara menggunakan :
Ditempelkan pada luka bakar.


(10). Luka bakar
Bahan, beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras.

Cara membuat :
Direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus.

Cara menggunakan :
Ditempelkan pada luka bakar.


(11). Luka baru
Bahan, 2 - 5 lembar daun tapakdara

Cara membuat :
dikunyah sampai lembut.

Cara menggunakan :
ditempelkan pada luka baru.


Komposisi

Dari akar, batang, daun hingga bunga Tapak dara mengandung unsur-unsur zat kimiawi yang bermanfaat untuk pengobatan. Antara lain vinkristin, vinrosidin, vinblastin dan vinleurosin merupakan kandungan komposisi zat alkaloid dari tapakdara.




Kamis, 28 Juli 2011

Ngilu Akibat Gigi Sensitif

gigi ngilu

BANYAK faktor yang menyebabkan rasa ngilu pada gigi akibat gigi sensitif. Untuk menghindarinya, cari tahu apa faktor penyebabnya dan bagaimana mengantisipasinya.

Sakit gigi bisa mengubah keadaan dan mood seseorang menjadi buruk, uring-uringan, dan lebih sensitif. Terlebih lagi jika sakit gigi karena gigi sensitif yang tidak disadari kedatangannya. Memang, mengatasi sakit gigi bukanlah hal yang mudah, terutama jika sakit gigi yang dikarenakan masalah gigi sensitif.

Dikatakan oleh Professional Relationship Manager PT Unilever Indonesia Tbk Drg Ratu Mirah Afifah GCClinDent MDSc bahwa gigi sensitif merupakan istilah umum yang menunjukkan adanya dentine hypersensitive (DH), yaitu terbukanya dentin akibat menipisnya email dan atau turunnya gusi.

Ratu menjelaskan, dentin memiliki saluran-saluran yang sangat kecil, langsung berhubungan dengan syaraf gigi. Ketika kehilangan email sebagai lapisan pelindung, rangsangan makanan dan minuman akan langsung mengenai dentin dan diteruskan ke syaraf gigi sehingga menimbulkan rasa nyeri yang disebut gigi sensitif.

“Gigi sensitif yang timbul, umumnya tidak disadari kedatangannya,” ucap dokter yang mengambil gelar GCClinDent (Graduate Certificate in Clinical Dentistry) dari University of Queensland, Brisbane-Australia tahun 2004.

Untuk mendalami soal gigi sensitif ini, beberapa waktu lalu produk Pepsodent Sensitif melakukan riset menyeluruh bersama dengan Bagian Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran.

Riset yang dilakukan pada Oktober 2009 ini dilakukan terhadap 1.045 orang berusia antara 15–64 tahun berasal dari berbagai golongan ekonomi di 4 kota besar di Indonesia. Dari penelitian tersebut didapati bahwa 65 persen responden pernah mengalami gigi sensitif dan ini paling sering terjadi ketika mengonsumsi makanan atau minuman dingin.

Selain itu, hasil riset Pepsodent juga menyebutkan bahwa 52,4 persen perempuan dan 47,6 persen laki-laki alami gigi sensitif. “Rata-rata mereka ada di usia produktif,” tuturnya.

Dalam bukunya ”Epidemiology of Dentine Hypersensitivity”, Bartold mengatakan bahwa keluhan gigi sensitif lebih banyak dijumpai pada wanita ketimbang pria. Keluhan ini dapat timbul kapan saja dan pada siapa saja, di mana kasus ini lebih sering dijumpai pada usia antara 20–40 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan juga kasus ini dijumpai pada mereka yang berusia remaja dan bahkan pada usia lanjut.

“Mereka yang alami gigi sensitif dapat mengalami rasa tidak nyaman dalam jangka waktu tertentu,” ujar ahli kesehatan gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Sumatera Utara, Prof Trimurni Abidin drg SpKG(K) MKes.

Rasa nyeri akan begitu terasa saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin dan panas. Menurut Trimurni, beberapa penyebab timbulnya masalah gigi sensitif ini, di antaranya karena kebiasaan menggosok gigi dengan cara yang tidak tepat, penyakit dan penurunan gusi, buruknya kondisi kebersihan gigi dan mulut, penumpukan plak, pengikisan email, dan tindakan pemutihan gigi (bleaching) yang berlebihan.

“Cara penanggulangan gigi sensitif berbeda-beda, tergantung pada kasus gigi sensitif tersebut,” tandasnya. Misalnya saja, bila gigi sensitif disebabkan kerusakan tambalan gigi, maka tambalan segera harus diperbaiki. Dan apabila gigi sensitif disebabkan salah menyikat gigi, maka yang dilakukan adalah dengan mengetahui cara pemilihan sikat atau cara menyikat gigi yang baik.

Adapun penanggulangannya bisa dilakukan dengan perawatan di rumah (home treatment), yaitu dengan menyikat gigi yang baik. Pilih pasta gigi yang mengandung potassium citrate. Selain itu, lakukan juga perawatan di klinik untuk menemukan penyebab utama keluhan gigi sensitif dan memperbaiki tambalan yang rusak atau ada kelainan struktur jaringan keras gigi seperti karies, erosi, abrasi.

“Segera periksa, jika sudah mulai merasakan sesuatu yang membuat ngilu gigi Anda,” pesannya pada acara temu media bertema “Good Teeth, Good Food, Good Life with Pepsodent Sensitive” yang diadakan oleh Pepsodent beberapa waktu lalu.


Kamis, 10 Februari 2011

Alang Alang (Imperata Cylindrica)

alang2

Sinonim : Lagurus cylindricus, Imperata arundinacea Cirillo.
Familia : Poaceae


URAIAN

Perawakan
Herba, rumput, merayap, tinggi 30-180 cm.

Batang
Rimpang, merayap di bawah tanah, batang tegak membentuk satu perbungaan, padat, pada bukunya berambut jarang.

Daun
Tunggal, pangkal saling menutup, helaian; berbentuk pita, ujung runcing tajam, tegak, kasar, berambut jarang, ukuran 12-80 cm. x 35-18 cm.


Bunga
Susunan majemuk bulir majemuk, agak menguncup, panjang 6-28 cm, setiap cabang memiliki 2 bulir, cabang 2,5-5 cm, tangkai bunga 1-3 mm, gluma 1; ujung bersilia, 3-6 urat, Lemma 1 (sekam); bulat telur melebar, silia pendek 1,5-2,5 mm. Lemma 2 (sekam); memanjang, runcing 0,5-2,5 mm. Palea (sekam); 0,75-2 mm.

Benang sari
Kepala sari 2,5-3,5 mm, putih kekuningan atau ungu.

Putik
Kepala putik berbentuk bulu ayam.

Buah
Tipe padi.

Biji Berbentuk jorong, panjang 1 mm lebih.

Waktu berbunga
Januari - Desember.

Daerah distribusi, Habitat dan Budidaya
Di Jawa tumbuh pada ketinggian sampai dengan 2700 m dpl, pada daerah-daerah terbuka atau setengah tertutup; rawa-rawa; pada tanah dengan aerasi yang baik; pada daerah-daerah yang habis dibuka; di tepi sungai; ekstensif pada hutan sekunder; daerah bekas terbakar; sebagai gulma di perladangan; taman dan perkebunan. Tumbuhan ini dapat mempengaruhi tanaman kultivasi lain, karena kebutuhan natrium yang relatif tinggi.

Perbanyakan
Berkembang biak dengan sendirinya. Setiap saat rimpang dipanen dari tumbuhan yang telah matang. Rimpang yang baik berwarna pucat, berasa manis dan sejuk. Alang-alang dapat menuyebabkan penurunan pH tanah. Besarnya penurunan pH dan hambatan terhadap proses nitrifikasi menunjukkan adanya korelasi positif dengan pertumbuhan alang-alang.


NAMA LOKAL

Nama Daerah :
- Naleueng lakoe (Aceh)
- Jih (Gayo)
- Rih, Ri (Batak)
- Oo (Nias)
- Alalang, Hilalang, Ilalang (Minang kabau)
- Lioh (Lampung)
- Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang, Buhang, Belalang, Bolalang (Dayak)
- Eurih (Sunda)
- Alang-alang kambengan (Jawa)
- Kebut, Lalang (Madura)
- Ambengan, Lalang (BaIi)
- Kii, Rii (FIores)
- Padengo, Padanga (Gorontalo)
- Deya (Bugis)
- Erer, Muis, Wen (Seram)
- Weli, Welia, Wed (Ambon)


Nama Asing :
- Cogon grass, satintail (En)
- Paillotte (Fr)
- Malaysia : lalang, alang-alang
- Papua New Guinea : kunai (Pidgin), kurukuru (Barakau, Central Province).
- Philippines : kogon (Tagalog), gogon (Bikol), bulum (Ifugao).
- Burma (Myanmar): kyet-mei.
- Cambodia : sbö':w.
- Laos : hnha:z kh'a:.
- Thailand : ya-kha, laa laeng, koe hee (Karen, Mae Hong Son).
- Vietnam : c [or] tranh.


Nama Simplisia :
- Imperatae Rhizoma, rimpang alang-alang


Penyakit Yang Dapat Diobati

Rimpang
Pelembut kulit; peluruh air seni, pembersih darah, penambah nafsu makan, penghenti perdarahan. di samping itu dapat digunakan pula dalam upaya pengobatan penyakit kelamin (kencing nanah, kencing darah, raja singa), penyakit ginjal, luka, demam, tekanan darah tinggi dan penyakit syaraf. Semua bagian tumbuhan digunakan sebagai pakan hewan,bahan kertas,dan untuk pengobatan kurap.

Efek Biologi Dan Farmakologi
Infusa rimpang alang-alang berefek sebagai diuretika, atas dasar peningkatan konsentrasi elektrolit (Na,K,Cl) urin tikus putih jantan. Pemberian infusa akar alang-alang dengan dosis 40, 50, 60, 70 g/kgBB berefek antipiretik pada marmot. Infusa bunga alang-alang pada konsentrasi 10% dengan dosis 12 ml/ kgBB berefek antipiretik yang relatif sama dengan suspensi parasetamol 10% pada merpati.

Uji Klinik
Dekokta akar alang-alang dengan dosis 250-300 g, 2 kali pagi dan sore dapat menyembuhkan 27 kasus dari 30 penderita nefritis akut. Pada nefritis kronis, herba alang-alang dapat mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah. Dekokta herba 250 g dalam bentuk tunggal maupun dikombinasikan dengan rimpang dan daun Nelumbo nucifera dan daun Agrimonia pilosa dapat mengobati epistaksis (mimisan), hemoptisis (batuk darah), hematuri (kencing darah), menorrhagia, dan perdarahan gastrointestinal bagian atas. Di samping itu dilaporkan juga bahwa dekokta akar alang-alang dapat efektif untuk pengobatan hepatitis viral akut pada 28 kasus; biasanya digunakan bersama-sama dengan Plantago asiatica, Glechoma longituba dan tunas Artemisia capillaris.

Toksisitas
Pada pemakaian sesuai aturan, praktis tidak toksik.

Efek yang tidak diinginkan
Pusing, mual, adanya peningkatan rasa ingin buang air besar, kadang-kadang terjadi pada penggunaan klinik.

Teknologi Farmasi
Selulosa daun alang-alang mempunyai daya serap terhadap air yang relatif cukup baik dalam pembuatan tablet secara cetak langsung.


PEMANFAATAN

Bagian Yang Digunakan
Hanya akarnya (rimpang) yang digunakan untuk pengobatan


CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT

Sebagai peluruh air seni
49 buah rimpang kering, dipotong-potong kemudian ditambah dengan 2 gelas air dan dididihkan hingga volume air tinggal 1 gelas, disaring, kemudian diminum 2 kali sehari.

Demam karena buang air kecil berdarah
1 sendok penuh rimpang alang-alang, rebus dengan beberapa potong tang kwe (daging buah beligu setengah matang yang dibuat manisan kering) dalam dua gelas sampai airnya tinggal separuh. Air ini diminum 2 gelas 1 hari. Air kencing akan normal dan suhu badan turun.

"Zwartwaterkoorts" (Bld)
Minum air rebusan akar alang alang sebagai teh.


KOMPOSISI

Akar
Metabolit yang telah ditemukan pada akar alang-alang ter.diri dari arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ß-sitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam p-kumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium (0,75% dari berat kering), sejumlah besar kalsium dan 5-hidroksitriptamin. Dari hasil penelitian lain terhadap akar dan daun ditemukan 5 macam turunan flavonoid yaitu turunan 3',4',7-trihidroksi flavon, 2',3'-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi flavanol. Suatu turunan flavonoid yang kemungkinan termasuk golongan flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon atau isoflavon terdapat pada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akar alang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akar alang-alang ditemukan golongan senyawa flavon tanpa gugus OH bebas, flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon, atau isoflavon.